Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Friday, July 23, 2010

Musim Paceklik: Bagaimana Nasibmu Kini?

Friday, July 23, 2010
0 komentar
(sisi lain nelayan kita……)

Dalam beberapa bulan kedepan para nelayan di se-antero Indonesia mengalami kondisi yang cukup memprihatinkan, Persoalannya bukan kemalasan, tidak ada biaya melaut ataupun yang sifatnya teknis tetapi lebih dari itu kondisi cuaca yang tidak menguntungkan bagi mereka untuk bekerja dilaut.

Menurut hitungan bulan, antara bulan pebruari-juni merupakan bulan semi paceklik, bulan juli-oktober, merupakan bulan paceklik dan nopember-januari merupakan bulan-bulan “penuh berkah” bagi nelayan, ya, apalagi kalau bukan bulan panen atau panen raya. Kondisi yang demikian ini, secara gradual berlangsung terus-menerus, seiring dengan rotasi bulan. Bagi nelayan, tentu bulan-bulan panen yang diharapkan namun kenyataan alam berkata lain. Ada beberapa bulan dimana “ikan hilang dari peredaran” karena kondisi air yang berubah.

Orang sering mengatakan dan bahkan men-genaralisasikan bahwa nelayan itu identik dengan kemiskinan, jawabannya bisa ya, bisa tidak, tergantung dengan nelayan mana, alat tangkapnya apa dan yang lebih penting adalah pola hidupnya bagaimana. Kenyataan bahwa nelayan kita hanya memiliki alat tangkap yang sederhana baik perahu dan alat tangkapnya sehingga berdampak pada wilayah jangkauan penangkapan, hal ini akan berdampak pula pada hasil tangkapannya. Disisi lain, beberapa nelayan mempunyai perahu dan alat tangkap yang lebih modern dan mempunyai jangkauan penangkapan yang lebih jauh sehingga berdampak pula pada hasil tangkapan ikannya. Kondisi yang demikian ini, sebenarnya menjadi jawaban genaralisasi kemiskinan nelayan yang saya maksud didepan.

Namun demikian, dari pengamatan diberbagai wilayah penangkapan, seperti muncar (banyuwangi), bantul (yogyakarta), pekalongan (jawa tengah), ngliyep (malang) dan lain-lain, terdapat sisi lain tentang kemiskinan nelayan disamping beberapa faktor penyebab kemiskinan nelayan itu sendiri yaitu pola hidup yang oportunis atau dalam istilah ekonomi pola hidup yang konsumtif. Misalnya, pada bulan panen raya pendapatan nelayan melimpah. Pada kondisi ini, rata-rata nelayan mempunyai mindset yang sama yaitu “aji mumpung”, sehingga uang yang diperoleh dari keuntungan hasil tangkapannya lebih banyak digunakan untuk kepentingan konsumsi, dan bahkan banyak pula ditemukan apa yang diperoleh sekaligus itulah yang dikonsumsi. Sehingga nyaris tidak ada saving sama sekali. Maka dari itu, pada bulan antara nopember-januari boleh dibilang kehidupan nelayan makmur. Mereka dapat membeli pakaian, televisi, kulkas bahkan sepeda motor. Namun disaat paceklik “kekayaan sesaat” tersebut di gadaikan bahkan dijual lagi, hanya untuk “menyulam” kehidupan yang semakin tidak menentu akibat pendapatan ikannya tidak seimbang dengan biaya penangkapan.

Realitas yang demikian ini terjadi dibanyak tempat di Indonesia. Bahwa budaya saving yang semestinya dilakukan oleh nelayan disaat panen raya tidak banyak dilakukan. Sehingga pada musim semi paceklik dan paceklik para nelayan “kebingungan” karena pendapatannya berubah drastis dan bahkan nyaris adanya, bahkan boleh dibilang bisa kembali modal sudah bagus…..

Dalam teori ekonomi kelautan, ketika seseorang mengalami kondisi yang demikian maka harus ada persiapan-persiapan untuk masa depannya, dengan kata lain “sedia payung sebelum hujan”. Istilah yang demikian ini lebih populer dikenal dengan saving dalam ekonomi makro. Hal ini menuntut nelayan untuk dapat memahami dan memperhitungkan perolehan selama bulan panen dengan bulan-bulan paceklik, sehingga ada live equilibrium pattern. Yaitu adanya keseimbangan pembagian pendapatan dan pemanfaatan keuangan secara proporsional secara gradual antar bulan.

Musim paceklik
Seperti yang sudah saya ungkapkan didepan bahwa ada tiga musim dalam teori penangkapan ikan dilaut. Yaitu musim panen, musim semi dan musim paceklik. Pada saat kondisi paceklik (juli-oktober) merubah suhu udara pada dasar laut menjadi lebih dingin dan menyebabkan ikan dasar/demersal akan berpindah tempat kedasar laut, hal ini menyebabkan sulitnya nelayan tradisional khususnya untuk menangkap ikan, karena daya jangkau yang sangat terbatas. Disamping adanya perubahan suhu yang menyebabkan munculnya angin kencang dan berpotensi mendatangkan gelombang yang besar juga menjadi penghambat proses penangkapan ikan nelayan.

Musim paceklik adalah permasalahan klasik, dikarenakan musim paceklik akan senantiasa datang setiap tahun. Dengan kata lain, setiap tahun itu juga masyarakat nelayan “harap-harap cemas” akan berhadapan dengan musim yang dapat membuatnya “sengsara”. Ironisnya, hingga saat ini nelayan tidak mendapatkan dana asuransi dan tabungan untuk jaminan keselamatan atau masa depan keluarganya dalam menghadapi musim paceklik itu. Namun yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, mengapa mereka tetap bertahan menjadi nelayan meskipun selalu terjebak dalam kubangan kemiskinan? dan bagaimana caranya mereka keluar dari jebakan kemiskinan di musim paceklik ?

Dibanyak tempat, pada kondisi paceklik biasanya digunakan oleh nelayan untuk memperbaiki perahu ataupun jaring, dan hanya ada beberapa nelayan saja yang berani melaut untuk menangkap ikan diakibatkan oleh gelombang yang tinggi. Namun bagi nelayan yang mempunyai perahu yang besar, bukan disebabkan karena takut melaut tetapi lebih dikarenakan sepinya ikan akibat perubahan suhu tersebut. Ironisnya, mayoritas nelayan tidak mempunyai pekerjaan lain selain menangkap ikan, sehingga pada saat paceklik banyak juga yang menganggur dirumah dan sesekali melaut dikala persediaan makanan habis. It’s reality.


read more

Thursday, July 22, 2010

BAHAN KULIAH MIKRO EKONOMI 2010

Thursday, July 22, 2010
0 komentar
RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER
(RPKPS)
JURUSAN AKUNTANSI SEMESTER I
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2010/2011

1. Dosen : Zaim Mukaffi, SE., M.Si
2. Mata Kuliah : Ekonomi Mikro
3. Kode/SKS : 952206 / 2 SKS
4. Prasayarat :
Tidak ada, mengingat mata kuliah ini diberikan pada mahasiswa tingkat awal

5. Status Mata Kuliah : wajib

6. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini membahas konsep-konsep dasar ilmu ekonomi ditinjau dari aspek mikro. Pembahasan meliputi pengertian dasar ilmu ekonomi, penentuan harga pasar, bentuk-bentuk pasar, serta pasar faktor produksi.

7. Tujuan
Supaya mahasiswa mendapatkan dasar Mikro Ekonomi. Aplikasi diberikan dengan maksud agar mahasiswa memperoleh gambaran riil dari teori-teori yang diperolehnya dan dapat dilaksanakan.

8. Materi Pembahasan
Materi ekonomi mikro terdiri dari beberapa pokok bahasan sebagai berikut:
a. Pendahuluan/pengantar
b. Penawaran dan Permintaan I : Bagaimana pasar bekerja
c. Penawaran dan Permintaan II : Pasar dan kesejahteraan
d. Ilmu Ekonomi Sektor Publik
e. Perilaku perusahaan dan organisasi industri
f. Ilmu ekonomi tentang pasar tenaga kerja
g. Topic Advance

9. Kompetensi
Minggu 1
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami dasar-dasar ilmu ekonomi
• Memahami cara manusia dalam mengambil keputusan
• Menggunakan dan menerapkan dasar-dasar ilmu ekonomi

Minggu 2
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Mengetahui dan mamahami teori kebutuhan dalam ekonomi
• Memahami konsep saling ketergantungan dalam perekonomian
• Memahami konsep ketergantungan antar manusia

Minggu 3
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami konsep permintaan
• Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan
• Mengetahui bagaimana suatu pasar bekerja

Minggu 4
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami dan mengerti arti elastisitas
• Menggunakan dan menerapkan elastisitas dalam perekonomian
• Menerapkan permintaan dengan analisis kebijakan pemerintah

Minggu 5
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami konsep penawaran
• Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran
• Mengetahui bagaimana suatu pasar bekerja

Minggu 6
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami dan mengerti arti elastisitas
• Menggunakan dan menerapkan elastisitas dalam perekonomian
• Menerapkan penawaran bersama-sama dengan analisis kebijakan pemerintah

Minggu 7
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami surplus konsumen
• Memahami surplus produsen
• Memahami efisiensi pasar
• Menggunakan perhitungan surplus produsen dan konsumen untuk analisis pasar dan kesejahteraan

Minggu 8
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami konsep ilmu ekonomi publik
• Memahami konsep eksternalitas
• Memahami konsep barang publik dan sumberdaya umum
• Menggunakan dan menerapkan konsep eksternalitas dalam analisis ekonomi

Minggu 9
MIDLE TEST
Minggu 10
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami konsep perilaku perusahaan dan organisasi industri
• Memahami konsep biaya produksi
• Menggunakan konsep biaya produksi dalam analisis Ekonomi

Minggu 11
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami bentuk dan sifat perusahaan dalam pasar persaingan sempurna
• Mengetahui karakteristik pasar persaingan sempurna
• Menggunakan analisis pasar persaingan sempurna dalam analisis ekonomi

Minggu12
• Memahami bentuk dan sifat perusahaan dalam pasar monopoli
• Mengetahui karakteristik pasar monopoli
• Menggunakan analisis pasar monopoli dalam analisis Ekonomi

Minggu 13
• Memahami bentuk dan sifat perusahaan dalam pasar oligopoli
• Mengetahui karakteristik pasar oligopoli
• Menggunakan analisis pasar oligopoli dalam analisis ekonomi

Minggu 14
• Memahami bentuk dan sifat perusahaan dalam pasar persaingan monopolistik
• Mengetahui karakteristik pasar persaingan monopolistic
• Menggunakan analisis pasar persaingan monopolistik dalam analisis ekonomi

Minggu 15
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami pasar faktor-faktor produksi
• Memahami ilmu ekonomi tentang pasar tenaga kerja
• Memahami analisis konsep pasar tenaga kerja dalam perekonomian

Minggu 16
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami konsep Earning and discrimination
• Memahami konsep distribusi pendapatan

Minggu 17
Pada akhir pembelajaran mahasiswa diharapkan:
• Memahami konsep teori pilihan konsumen
• Memahami konsep perilaku konsumen
• Menggunakan analisis teori konsumen dalam perekonomian

Minggu 18
FINAL TEST


10. RENCANA KEGIATAN PEMBELAJARAN
Minggu Ke Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Metode Pembelajaran
1 Pendahuluan Dasar-dasar Ekonomi Mikro • Kuliah / ceramah
2 • Cara berfikir seperti seorang ekonom
• Saling ketergantungan dan keuntungan dari perdagangan • kuliah/Diskusi/kuis/Media LCD
3 Permintaan dan Penawaran I : Bagaimana pasar bekerja Permintaan pasar • kuliah/diskusiMedia LCD
4 • Elastisitas dan aplikasinya
• Permintaan dan kebijakan pemerintah • kuliahDiskusi/tugasMedia LCD
5 • Penawaran Pasar • kuliah/diskusi/Media LCD
6 • Elastisitas dan aplikasinya
• Penawaran dan kebijakan pemerintah • kuliah/Diskusi/tugasMedia LCD
7 Penawaran dan Permintaan II : Pasar dan kesejahteraan Surplus konsumen, surplus produsen dan efisiensi pasar • kuliah/Diskusi/kuis/Media LCD
8 Ilmu Ekonomi Sektor Publik • eksternalitas
• Barang publik dan sumberdaya publik. kuliah /diskusi/Media LCD
9 MIDLE TEST
10 Perilaku perusahaan dan organisasi industri Biaya produksi: kuliah/Diskusi/tugas/Media LCD
11 Pasar Perusahaan pada Pasar persaingan sempurna • Kuliah
• Diskusi/tugas
• Media LCD
12 Monopoli • Kuliah
• Diskusi/kuis
• Media LCD
13 Oligopoli • kuliah / diskusi / Media LCD
14 Persaingan monopolistik • kuliah / Diskusi/tugas / Media LCD
15 Ilmu ekonomi:
pasar tenaga kerja Pasar faktor-faktor produksi • kuliah / Diskusi/tugas / Media LCD
16 Earning and discrimination • kuliah / diskusi / Media LCD
17 Topic advance Teori pilihan konsumen • kuliah/Diskusi/kuis/Media LCD
18 FINAL TEST

11. METODE PEMBELAJARAN
Metode penyampaian:
Untuk membantu mahasiswa memahami materi mata kuliah ini digunakan berbagai metode atau alat pedagogis, yaitu:
• Kuliah (lecturing)
• Diskusi (discussion)
• Tugas (assignments)
• kuis

12. REFERENSI
Buku
1. Boediono, Seri Sinopsis Ekonomi Mikro, BPFE, Edisi 16, 1998
2. Jogiyanto H., (1999). Ekonomi Mikro Analisis Matematika. Yogyakarta: ANDI
3. Mankiw, Principles of Economics, 2nd edition, 2002
4. Maryatmo, (2000). Ilmu Ekonomi Mikro. Yogyakarta: ANDI OFFSET
5. Masyhuri, (2007). Teori Ekonomi Mikro. Malang: UIN Press.
6. Masyhuri, (2008). Pengantar Ekonomi Mikro. Jakarta: Prestasi
7. Muhammad, (2003) Ekonomi Mikro dalam Perspektif Islam. Yogyakarta: BPFE. Anggota IKAPI.
8. Nopirin, (2000). Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro dan Makro. Edisi Pertama. Yogyakarta:BPFE. Anggota IKAPI
9. Prathama R. dan Mandala M., (1999). Teori Ekonomi Mikro. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi
10. Samuelson, P. A. and Nordhaus, W.D., Economics, Mc. Hill, 17th Edition, 2002
11. Sudarsomo, (1984). Pengantar Ekonomi Mikro. Jakarta: LP3S.

Bahan penunjang
1. Jurnal atau karya ilmiah ekonomi yang terkait dengan materi


read more

Monday, July 19, 2010

Pengumuman

Monday, July 19, 2010
0 komentar
Syarat dan Ketentuan Kegiatan Perkuliahan


keterlambatan mengikuti perkuliahan 10 menit,
memakai pakaian yang sopan,
tidak boleh berambut panjang bagi laki-laki,
wajib mengisi / menandatangani daftar kehadliran,
sudah mempelajari tema yang akan dipelajari,

read more
 

Statistik Pengunjung